If Conditional

 1. Conditional Type 0 (General Truth)

Digunakan untuk menyatakan fakta ilmiah atau kebenaran umum yang pasti terjadi. 

Rumus: If + Simple Present, Simple Present

Contoh: If you heat ice, it melts.

Artinya: Jika kamu memanaskan es, es itu mencair. 


2. Conditional Type 1 (Possible Situation)

Digunakan untuk menyatakan sesuatu yang sangat mungkin terjadi di masa depan jika syaratnya terpenuhi.

Rumus: If + Simple Present, Simple Future (will + V1)

Contoh: If I study hard, I will pass the exam.

Artinya: Jika aku belajar giat, aku akan lulus ujian. (Ada kemungkinan besar untuk lulus). 


3. Conditional Type 2 (Unreal Present)

Digunakan untuk mengandaikan sesuatu yang bertolak belakang dengan kenyataan sekarang atau sesuatu yang hampir tidak mungkin terjadi. 

Rumus: If + Simple Past (V2), Would + Verb 1

Catatan: Dalam kalimat formal, semua subjek (I, You, He, She, It) menggunakan were.

Contoh: If I were rich, I would buy a luxury car.

Artinya: Jika aku kaya, aku akan membeli mobil mewah. (Faktanya sekarang: Saya tidak kaya). 


4. Conditional Type 3 (Unreal Past)

Digunakan untuk menyatakan penyesalan atas kejadian di masa lalu yang tidak terjadi. 

Rumus: If + Past Perfect (had + V3), Would Have + Verb 3 

Contoh: If I had worked harder, I would have passed the exam.

Artinya: Jika dulu aku bekerja lebih keras, aku pasti sudah lulus ujian. (Faktanya: Dulu tidak belajar keras dan tidak lulus). 

 


Nb.

Aturan Penulisan Koma

Jika If Clause di depan, gunakan tanda koma (,) sebelum main clause.

Jika Main Clause di depan, tidak perlu menggunakan koma. 

Comments

Popular posts from this blog